Respon Kelangkaan Gas Elpiji 3 KG, Disperindagkum Selayar Sidak Sejumlah Agen Hingga Pengecer

SELAYAR,WASPADAPOS.COM- Merespon informasi atas kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag Kum) bersama Sat Pol PP dan Bagian Ekonomi Setda melakukan sidak kesejumlah agen, pangkalan hingga ketingkat pengecer, pada Rabu (4/1/2023)

Kadisperindag, Andi Abdur Rahman mengatakan bahwa pihaknya secara tugas pokok dan fungsinya rutin melakukan pengawasan terkait dengan ketersedian dan harga barang yang ada dipasaran.

“Dan hari ini bersama stakeholder terkait turun melakukan pemantauan sehubungan dengan  beberapa hari ini terjadinya kelangkaan gas khususnya gas elpiji 3 Kg” ucapnya

Dirinya pun mengakui dimasyarakat saat ini memang terjadi kelangkaan gas dan ada kenaikan harga akibat pendistribusian yang terlambat karena faktor cuaca.

Berita Selanjutnya  Bupati Selayar Sambut Kunjungan TPKB Provinsi Sulsel

“Harga normalnya di pengecer sebesar 24.000,- sampai 25.000, pertabung, namun atas kondisi yang ada, dimanfaatkan oleh beberapa oknum pengecer di lapangan” jelasnya

Dalam sidaknya Kadisperindag tak henti-hentinya memberikan pembinaan dan imbauan kepada para agen, pangkalan maupun pengecer agar dalam situasi cuaca ekstrim seperti sekarang ini tidak melakukan permainan harga bahkan melakukan penimbunan.

“Gas adalah kebutuhan pokok masyarakat, maka sangat ditegaskan pendistribusian tabung gas lebih mementingkan kebutuhan konsumsi masyarakat” tegasnya.

Disamping itu juga meminta masyarakat untuk tidak panik sehingga melakukan pembelian berlebihan, karena pemda akan terus berupaya mengatasi kelangkaan atas ketersediaan gas elpiji.

Berita Selanjutnya  Bansos Dampak Inflasi Disalurkan Dinsos Kepada 269 KPM di Kecamatan Bontomatene

Sementara itu Kepala Bagian Ekonomi Setda Rahman Made menjelaskan bahwa giat ini adalah bagian dari upaya kongkrit yang dilakukan untuk mengurai kondisi kelangkaan yang terjadi saat ini.

Diungkapkan, pada sidak ini ditemukan salah satu oknum pangkalan didapati menjual tabung gas elpiji 3 Kg sebesar 35.000 pertabung, sehingga langsung diberikan teguran dan pembinaan.

“Ini menyalahi regulasi, yang bersangkutan juga akan kami berikan surat pemanggilan resmi untuk dimintai keterangan” ungkap Rahman Made

Senada dengan kadisperindag, Rahman Made pun mengingatkan pangkalan untuk tidak menjual dengan harga yang tidak wajar ditengah situasi dan kondisi cuaca buruk seperti ini karena sanksinya tegas.

Berita Selanjutnya  Didampingi Kadinsos, Wabup Saiful Arif Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Kepada 16 KK Warga Desa Patikarya 

Diungkapkan pula, jika ada empat kapal yang memuat ribuan tabung gas yang sedianya akan didistribusikan ke Selayar,  tertahan sejak empat hari lalu karena izin layar yang belum keluar akibat cuaca buruk, “semoga hari ini dan besok sudah ada kepastian berlayar” harapnya 

Hal serupa disampaikan sejumlah agen dan pangkalan saat dilakukan sidak, mereka mengaku sudah empat hari tidak menerima pasokan dari bulukumba, dan terpantau, memang gudang-gudang mereka hanya berisi tabung kosong. (Humas)

Comment