SELAYAR, WASPADAPOS.COM – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Benteng tahun 2024 resmi dilaksanakan di Aula Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (10/2/2023)
Musrenbang tingkat Kecamatan Benteng di buka secara resmi oleh Camat Benteng, Andi Mastatar, S.Pd.,I dan dihadiri Kepala Bappelitbangda Selayar, Drs. H. Basok Lewa, Anggota DPRD, Anas Kasman Ali, SH, Sekcam Benteng, Mahmuddin, S.Sos.
Juga hadir, Danpos TNI AD, yang mewakili Kapolsek Benteng, Lurah Benteng Selatan, Lurah Benteng, Lurah Benteng Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan dan Pemdua serta undangan lainnya.

Kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Benteng mengusung tema “Percepatan Investasi Potensi Sumber Daya Alam dan Pembangunan Infrastruktur Menuju Bandar Maritim”
Mengawali sambutannya, Camat Benteng, Andi.Mastatar menyampaikan bahwa pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan untuk mencapai suatu kondisi ideal yang kita inginkan. Dimana Perubahan dapat terjadi dalam berbagai bentuk baik itu melalui pengadaan prasarana, penciptaan atau penataan struktur atau pembentukan mentalitas tertentu.
Sehingga kata Camat bahwa keberhasilan suatu program pembangunan haruslah diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat dan terukur. Ucap Andi Mastatar.
Selain itu, Lanjut Mastatar memaparkan bahwa pembangunan juga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, meskipun domainnya berada pada pemerintah, namun keterlibatan atau partisipasi semua pihak sangat mempengaruhi keberhasilan pencapaian indikator pembangunan. Untuk itu pembangunan harus menjadi milik bersama, harus ada rasa memiliki dari semua pihak, sehingga keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan dapat terjaga.
Olehnya itu, melalui forum Musrenbang ini kita sama sama mencari solusi terhadap permasalahan yang kita hadapi sehingga dibutuhkan saran dan masukan masukan konstruktif dari semua pihak. Pungkasnya.
Sementara, Kepala Bappelitbangda Selayar, Drs. H. Basok Lewa, menandaskan bahwa pada kegiatan Musrenbang ini ada beberapa poin penting yang harus direalisasikan, Dimana salah satunya kata Kepala Bappelitbangda dari segi pemerataan inklusif yang bermakna seluruh komponen masyarakat pada kegiatan Musrenbang ini harus dilibatkan.
Kemudian usulan usulan yang disampaikan jangan hanya sebatas fisik namun permasalahan harus didalami betul betul apa yang menjadi permasalahan masyarakat kita, utamanya dari segi kemiskinan dan solusinya seperti apa, dan itu betul betul harus diidentifikasi oleh Lurah dan Camat sehingga nanti kalau APBD lahir itu bisa menyelesaikan permasalahan khususnya dari segi kemiskinan.
“Jadi kita akan rampung itu sesuai jadwal untuk penyusunan rencana kerja pemerintah daerah dan itu harus tuntas pada bulan juni, dan mudah mudahan ini serentak dilaksanakan, karena setalah Musrenbang ini, rencana kerja OPD juga harus dimasukkan dan disusun dengan peraturan Bupati untuk penerbitan RKPD,” jelasnya lagi.
Terakhir, Basok Lewa juga berharap melalui Musrenbang ini kiranya usulan usulan yang disampaikan ini paling tidak bisa menjawab permasalahan yang kita hadapi, seperti Pemerataan, usulan kemiskinan dan stunting yang saat ini angkanya masih cukup tinggi. Pungkasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil Musrenbang dari tiga Kelurahan di Kecamatan Benteng yang selanjutnya dibuka kesempatan sesi tanya jawab kepada para peserta. (Sya)

Comment