Penuhi Kebutuhan Paskibraka, Kesbangpol Selayar Ganti Sepatu Rusak

SELAYAR, WASPADAPOS.COM – Menanggapi pemberitaan terkait kerusakan sepatu yang digunakan oleh sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Selayar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memberikan klarifikasi resmi dan menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Kepala Badan Kesbangpol Kepulauan Selayar, Andi Daeng, menegaskan bahwa seluruh perlengkapan Paskibraka, termasuk sepatu latihan, telah disalurkan sesuai dengan prosedur dan standar kelayakan yang berlaku.

Berita Selanjutnya  Kadis DP3AP2KB Selayar Minta OPD Lebih Cermat Dalam Penanganan Stunting

“Seluruh peserta telah menerima sepatu baru secara seragam dan sesuai standar. Namun apabila di lapangan terdapat perlengkapan yang mengalami kerusakan akibat intensitas latihan yang tinggi, kami sudah melakukan penggantian,” ujar Andi Daeng saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada Jumat (8/8/2025).

Ia menjelaskan bahwa dinamika latihan di medan terbuka berpotensi menimbulkan kerusakan pada peralatan, termasuk sepatu, dan hal tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian dalam pengadaan atau distribusi.

Berita Selanjutnya  Kepala Bappelitbangda Selayar Resmi Buka Musrenbang Tingkat Kec. Pasimasunggu

Kesbangpol, lanjutnya, senantiasa memantau dan mengevaluasi kondisi perlengkapan para peserta melalui tim teknis yang bertugas secara berkala selama masa pelatihan agar para pasukan pemgibar bendera ini bisa menjalankan tugas dengan baik dan lancar pada peringatan hut kemerdekaan ke 80 Republik Indonesian.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap kelayakan perlengkapan latihan Paskibraka. Sepatu yang rusak sudah kami lakukan penggantian sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Berita Selanjutnya  Kesbangpol Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Rahmatan Lil Alamin

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atas pemberitaan sebelumnya

“Kami mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan semangat para peserta. Klarifikasi ini kami sampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan dapat memahami situasi secara proporsional,” pungkasnya. (HUMAS-IC)

Comment