Kesbangpol Selayar Gelar Rapat Terbatas Kewaspadaan Dini, Ini yang Dibahas

SELAYAR, WASPADAPOS.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar rapat terbatas kewaspadaan dini di ruang Rapat Kantor Kesbangpol, Senin (12/9/2022) siang.

Rapat terbatas yang dipimpin oleh Kepala Badan Kesbangpol Selayar, Hj. Andi Daeng, S.Sos., MH., dengan menghadirkan penyelenggaraan intelijen di Daerah diantaranya Kasi Intel Kejari, Kasat Intelkam Polres, Pasi Intel Kodim, Bin Korwil Selayar, dan Komandan Pos AL.

Kepada Awak Media, Kepala Kesbangpol Kepulauan Selayar, Hj. Andi Daeng, S.Sos., MH., mengungkapkan bahwa rapat terbatas ini digelar untuk membahas tindakan antisipasi terhadap kerawanan yang diduga dapat terjadi akibat kenaikan harga BBM dan Pelaksana Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

Selain itu, bahwa tujuan rapat terbatas ini untuk menghimpun data dan informasi dari seluruh penyelenggara intelijen Negara di Daerah untuk bersama sama menyusun upaya penanggulangannya yang efektif sebagai langkah deteksi dini dan cegah dini dalam rangka mengantisipasi kerawanan yang dapat menjadi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) terhadap kestabilan daerah yang dapat berdampak pada kestabilan Nasional. Ucap Kepala Kesbangpol Selayar.

Lanjut dikatakan bahwa untuk kenaikan harga BBM itu perlu dilakukan pengendalian dengan terlebih dahulu melakukan pemantauan kepada

  1. penjualan diatas harga eceran tertinggi (HET) Pertamina oleh APMS kepada sub agen dan pengecer,
  2. Penumpukan BBM oleh spekulan.
  3. Harga penjualan tidak wajar oleh pengecer (sub agen/pertashop/ botolan)
  4. Pengiriman BBM jatah Selayar keluar Daerah.

Sementara untuk situasi mengahadapi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 kata Kepala Kesbangpol itu perlu dilakukan pemantauan seperti Pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat, kegiatan intoleransi dan radikalisasi dan kegiatan orpol ormas serta kedatangan dan kegiatan orang asing. Jelasnya lagi.

Terakhir ia juga berharap melalui rapat terbatas ini kiranya data dan informasi dari penyelenggara Intelijen Negara di daerah nantinya akan menghasilkan rekomendasi yang selanjutnya akan dibahas di tingkat Forkopimda untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan Bupati kepulauan Selayar terkait permasalahan yang mengemuka saat ini. Harap Andi Daeng.  (Sya)

Comment