Selayar Masuk 10 Besar Dari 33 Pemegang Saham di Bank Sulselbar

SELAYAR,WASPADAPOS.COM- Tak ketinggalan, Pemda Kepulauan Selayar memberikan perhatian dan dukungan pada Peningkatan Fungsi dan Peranan PT Bank Sulselbar, baik dalam penyertaan modal, maupun dalam bentuk saran dan masukan saat Wakil Bupati Saiful Arif mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Senin (13/3) pagi hingga Siang di Hotel Rinra Makassar.

Wakil Bupati Kepualuan Selayar, H. Saiful Arif, SH., dalam RUPS yang dihadiri para pemegang saham yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Sulselbar serta Pemerintah Kabupaten/ Kota di dua provinsi tersebut, menyarankan agar CSR Perusahaan secara keseluruhan sudah dibagi secara proporsional berdasarkan Jumlah Penyertaan modal.

Berita Selanjutnya  Kapolda Sulsel Silaturahmi ke PW Majelis Ulama Indonesia, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Pemanfaatannya, tergantung pada pemda masing-masing. Hal ini ditambahkan peserta lain, juga disesuaikan dengan jumlah tabungan dan keuntungan di daerahnya. Selain itu, juga perlu disisihkan dari CSR tersebut sejumlah tertentu sebagai Dana Cadangan, misalnya untuk membantu warga atau daerah yang terkena bencana. 

Plt. Sekda Provinsi Sulsel, Andi Aslam Patonangi dalam sambutannya sebelum membuka RUPS tersebut menyatakan RUPS merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahun sesuai regulasi. Untuk tahun ini ada dua agenda utama yakni RUPS tahunan Tahun 2022 dan RUPS LB Tahun 2023, paparnya seraya menjelaskan posisi dan fungsi direksi sesuai regulasi.

Berita Selanjutnya  Wabup Saiful Arif Lantik Pengurus Ikatan Alumni SMAN 256 Selayar 

Kepada Awak media, Senin (13/3) malam Saiful Arif, sesaat tiba di Jakarta untuk mengikuti acara penyerahan Penghargaan Universal Health Coverage (UHC), Selasa (14/3), menyatakan seperti dimuat dalam laporan tahunan direksi PT. Bank Sulselbar, ada 33 pemegang saham sampai periode 31 Desember 2022.

Dua puluh Lima di Sulawesi Selatan dan 8 di Sulawesi Barat. Selayar berada di urutan ke 8 di antara 24 Kabupaten /Kota di Sulsel dengan jumlah modal yang disertakan sebesar Rp 63.349.000.0000. Terbanyak perta, Luwu Timur sebesar RP 153.000.000.000, disusul Wajo di urutan kedua sebesar RP 97.049.000.000, ketiga Makassar RP 91.148.000.000, keempat Soppeng Rp 88.849.000.000, kelima Bone Rp 80.439.000.000, ke enam Enrekang Rp 73.542.000.000, ketujuh Pangkep Rp 71.306.000.000, kedelapan, Kep. Selayar Rp.  63.349.000.000, kesembilan Pinrang Rp 58.300.000.000, dan ke sepuluh Maros Rp. 57.374.000.000. Total modal yang disetor oleh 33 pemegang saham sebesar Rp 2.187.068.000.000. pungkas Saiful.

Berita Selanjutnya  Total Pasien Sembuh di Lutim Meningkat Menjadi 3.803 dan Kasus Baru 19

Dari pantauan media, RUPS berjalan lancar dan sangat dinamis diwarnai saran dan masukan dari para peserta antara lain dari Makassar, Gowa, Soppeng, Luwu Timur, Barru, Bulukumba, Toraja Utara, dan Kabupaten Pasang Kayu Provinsi Sulawesi Barat, serta dari Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif. (rls)

Comment