SELAYAR,WASPADAPOS.COM – Tagihan pajak pertambahan nilai dan penghasilan 2016 dan 2017 nilainya sangat fantastik yakni kurang lebih 25 Milliar Rupiah. Nilai tagihan tersebut sangat jauh melebihi aset dan modal yang dimiliki pengusaha ini.
Tindakan oknum petugas pajak Pratama Bulukumba atas perhitungannya, termasuk denda menjadikan pengusaha di Kabupaten Kepulauan Selayar (Sulsel) merasa dizalimi.
“Bagaimana tidak, jumlah yang disodorkan sebanyak 25 Milliar tidak sebanding dengan harta dan modal yang saya miliki,” ujar wajib pajak selayar, Haryanto. Sabtu 6 Mei 2023.
Haryanto menduga modus yang dilakukan oleh oknum petugas pajak sama kejadiannya yang viral di Media Sosial beberapa oknum menjadi tersangka KPK.
Dalam kasus yang ditangani aparat hukum, baik Kejaksaan maupun KPK, ada oknum petugas pajak memiliki harta yang melebihi dari jumlah penghasilannya sebagai ASN atau PNS.
“Yang jadi pertanyaan, dari mana harta yang dimiliki oleh tersangka petugas pajak tersebut kalau bukan dari korban wajib pajak,” tegas Haryanto.
Harianto mengeluhkan atas perlakuan oknum petugas pajak melakukan perhitungan pajak kepada wajib pajak diluar batas kemampuan kami untuk membayar pajak.
“Ini ibaratnya kami diperas, bagaimana bisa maju negara ini kalau wiraswasta seperti saya di jadikan ‘target mesin ATM’ oleh petugas pajak atas nama negara,” tegasnya.
Sampai saat ini kata Haryanto, masih dibantu permodalan oleh Bank BRI Selayar dan orang tua.
“Kami diajak taat hukum, tapi dari sisi lain mereka menginjak hukum. Bisa-bisa negara ini hancur gara gara ulah oknum petugas pajak. Mereka kaya kami dimiskinkan, padahal kami yang berusaha dan bekerja menguras keringat demi hidup. Sebenarnya kami sudah untuk mengurangi angka pengangguran. Ini salah satu bagian membantu pemerintah. Tapi kalau begini kejadiannya maka secara otomatis maka kembali terjadi pengangguran. Jika bercermin dari kasus diatas, kekayaan yang dimiliki petugas pajak,” keluh Haryanto.
Karena merasa dizolimi, Haryanto pun bersurat ke Menteri Polhukuam, Kementerian Keuangan, Komnas Ham, Ombusman agar dapat bantuan atau solusi dari pengzaliman oknum petugas Pajak Pratama Bulukumba.
Haryanto pun berkeluh kesah ke Presiden Joko Widodo dengan harapan bisa lepas dari jeratan perbuatan zalim yang melilitnya.
Berikut keluh kesah Haryanto ke Joko Widodo Presiden Republik Indonesia.
Bapak Jokowi Widodo Presiden Republik Indonesia yang saya hormati. Saya sangat heran atas perbuatan para petugas pajak, kenapa hanya saya saja di selayar selaku wajib pajak yang ditagih oleh para petugas pajak sebesar kurang lebih Rp 25 Milliar.
Besarnya tagihan tersebut untuk ukuran pengusaha selayar sangat besar, padahal masih banyak wajib pajak yang usahanya jauh lebih besar dari saya. Tetapi tidak ada yang ditagih sefantastis seperti sy oleh petugas pajak. Dan jika mereka ditagih petugas pajak, mereka hanya kisaran ratusan juta rupiah saja. Padahal usaha mereka jauh lebih besar dari pada saya.
Jika saya wajib pajak menyembunyikan pungutan ppn pajak sebagaimana yang dituduhan oleh para petugas Pajak Pratama Bulukumba maka saya bersedia dimiskinkan oleh Negara dan bahkan dipenjara.
Bahwa penjelasan pada hal hal yang saya sebutkan diatas, mohon bapak Joko Widodo Presiden Republik Indonesia atas nama hukum dan keadilan berdasarkan pancasila dan UU 1945 khususnya sila ketuhanan yang Maha Esa, keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Memberikan keadilan dengan penghapusan pajak atas tagihan para petugas Pajak Pratama Bululumba beserta denda dendanya kurang lebih sebesar Rp 25 Milliar. Selebihnya menghitung ulang pajak saya selaku wajib pajak tahun 2016 dan 2017 secara transparan dan diawasi oleh praktisi pajak dan media.
Semoga yang terhormat bapak Joko Widodo Presiden RI dapat mendengar keluhan saya ini sebagai warga negara yang merasa terzalimi oleh Negara atas perbuatan petugas Pajak Pratama Bululumba yang sangat membenci saya, karena hanya saya wajib pajak selaku wiraswasta dari ratusan wajib pajak di selayar yang diperlakukan diskriminasi oleh oknum petugas Pajak Pratama Bulukumba.
Sebelum dan sesudahnya saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, semoga bapak Joko Widodo Presiden RI dan Keluarga mendapat limpahan berkah dan Kesehatan dari Tuhan Yang Maha Esa, Amin. (#*#/Mj)

Comment