Dua Warga Desa Pamatata Nyatakan Graduasi Mandiri, Kadinsos Selayar Beri Apresiasi 

SELAYAR, WASPADAPOS.COM – Dua Warga Dusun Patori Desa Pamatata menyatakan diri untuk graduasi mandiri atau secara sadar keluar dari kepesertaan dan secara sukarela meminta untuk keluar dari daftar penerima bantuan PKH karena sudah merasa mampu secara ekonomi sehingga sudah bisa lepas dari program bansos yang diberikan Pemerintah. 

Pernyataan ke 2 (Dua) Warga Dusun Patori ini disaksikan langsung Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S.Sos., M.A.P., Kepala Desa Pamatata, Latunru, Koordinator PKH Kabupaten, Usman Nur, S.E., Babinsa, serta Pendamping PKH di Kantor Desa Pamatata, Kecamatan Bontomatene, Senin, (6/3/2023). 

Kepada Media ini, Selasa (7/3) Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S.Sos., mengatakan bahwa ke Dua Warga Dusun Patori yang menyatakan dan meminta keluar sebagai penerima PKH Ini adalah ibu Rahmawati dan ibu Rosmala. “Ini merupakan inisiatif mereka sendiri agar meminta dikeluarkan sebagai penerima bantuan karena sudah merasa  mampu secara ekonomi”

Berita Selanjutnya  Salurkan Bansos kepada Penderita ODGJ, Kadinsos : Sudah Menjadi Tugas dan Kewajiban Dinsos

“Saya sangat apresiasi ke Dua Warga Desa Pamatata tersebut, karena sudah menyatakan graduasi atau secara sadar keluar dari daftar penerima karena sudah merasa mampu. Dan tentunya ini juga merupakan langkah motivasi bagi penerima PKH  lain untuk kedepan bisa berkembang dalam peningkatan ekonominya sehingga bisa mengurangi angka penerima PKH di kabupaten Kepulauan Selayar,” ucap Kadinsos Selayar, Hj. Satmawati. 

Olehnya itu, Kadisnsos berharap semoga dengan adanya Dua Warga yang menyatakan graduasi atau keluar dari penerima PKH itu bisa menjadi motivasi bagi penerima PKH lain. Tentunya yang tak kalah penting  kerjasama dan sinergitas semua pihak juga sangat dibutuhkan untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Harapnya. 

Berita Selanjutnya  Dinsos Selayar Fasilitasi Pemulangan Orang Terlantar Asal Jawa Timur

Hal senada disampaikan oleh Koordinator PKH Kabupaten, Usman Nur, bahwa dirinya sangat mengapresiasi karena ada hasil dari motivasi yang diberikan selama ini, semoga bisa menjadi inspirasi bagi penerima yang lain yang sudah meningkat ekonominya. 

“Yang tak kalah penting diperhatikan juga adalah pasca graduasi yakni para mantan penerima PKH ini tetap konsisten dengan ekonominya yaitu melalui usaha dan kegiatan bermanfaat yang mempunyai nilai tambah agar tidak jatuh miskin lagi dan tentunya kita akan pantau terus,” jelasnya. 

Berita Selanjutnya  Dinsos Selayar Salurkan Puluhan Paket Bantuan Tanggap Darurat Bencana Alam di Desa Bontotangnga

Selain itu kata Dia, ,bahwa jumlah penerima PKH di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk tahun ini berkisar diangka 7000 an, dan tahun 2022 sebanyak 7436. Dan mengalami penambahan penerima PKH  dari tahun 2020-  2021 karena pandemi Covid- 19, yang pastinya tidak pernah mengalami penambahan secara signifikan. 

“Adapun syarat penerima PKH terdiri dari beberapa komponen diantaranya, terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mempunyai Komponen pendidikan yaitu anak sekolah dari tingkat SD sampai SMA, ibu hamil dan balita, lansia dan cacat berat,” pungkasnya.(Sya)

Comment